Archive for November, 2011

oleh: Sonya Niken Puspa (7B)

Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafasku

Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi

Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak meragas

Oleh : Anita Maharani (7B)
Bunda aku menyayangimu..
Bunda aku mencintaimu
Aku ingin engkau selalu ada di setiap langkahku
Jangan kau pergi bunda
Sebelum aku bisa membuatmu bahagia
Membuatmu bangga
Dan sebelum aku bisa membuatmu selalu tersenyum
Tak ada hal yang lain yang ku mau bunda
Kecuali keinginanku untuk dapat selalu bersamamu
Jangan pernah tinggalkanku bunda….
Hanya engkau yang bisa mengerti aku
Hanya kau yang memahami sebenarnya apa mauku
Hanya engkau semangat hidupku
Yang mampu membuatku selalu tersenyum
Jangan pernah tinggalkanku dalam kesendirian dalam kesuyian
Dan untuk melalui dunia yang kelam dan penuh lika liku ini
Tanpa hadirmu disisiku
Karena aku yakin aku takkan mampu

oleh: Rani Timur Mumpuni
deburan ombak mengikis karang …

hembusan angin membawa debu …

batu kerikil tajamkan jalan …

tetesan air hujan basahi bumi …

suara petir getarkan hati …

pepohonan tumbang halangi jln …

panas trik mentari trs menyengat …

tp kau tetap slalu da untuk q …

dan membantu hadapi segala rintangan yg ada …

kau bagaikan pelangi yg warnai hari q …

dan kau slalu hadirkan senyuman manis yg takkan q dapatkan dr siapapun …

tanpa kau apa daya q …

kau segala gala a bagi q ………………………………………….

Oleh: Rani Timur Mumpuni (7B)

Awan berjalan di langit cerah

sinar mentari terangi bumi

hembusan angin sejukkan hari

mekaran bunga harumkan dunia

deburan ombak pecahkan karang

kicauan burung bernyanyi merdu

semut bekerja membuat sarang

lebah terbang mencari madu

kupu – kupu terbang hinggap di bunga

ikan berenang di air jernih

daun gugur di musim panas

salju turun di belahan bumi utara

rasa dingin menusuk tulang

rasa panas memanggang kulit

namun semua itu hanya sebuah peristiwa yang biasa

walau banyak yang menganggap itu adalah peristiwa yang luar biasa

bagi  ku tidak , peristiwa yang paling luar biasa adalah memiliki mu wahai sahabat ku ,

karena kau selalu ada untukku , temaniku menjaga ku tempatku mengadu dan semua senyum sedih ku selalu ku bagi untuk mu ,

kau selalu mengerti aku yang terkadang selalu menyusahkanmu , itu semua membuat ku begitu menyayangi mu dan tak mau kau tinggalkan , rasaku bukan sebuah rasa biasa karena rasaku hanya untukmu seorang sahabataku :)

Oleh: Sonya Niken Puspa (7B)

Pahlawan….

Dimanakah dirimu berada saat ini…

Setiap hariku mencari

Keberadaanmu pahlawanku

Setiap aku disekolah

Aku merasakan sesuatu

Yaitu keberadaan seorang pahlawan

Ya… itu adalah pahlawan sejati

Dan aku baru sadar

Bila pahlawan sejati itu adalah

Guru….

Guru yang ada disetiap hariku

Guru yang mengajarkan ilmu

Guru yang selalu mendidikku

Dalam setiap hembus nafasku

Terima kasih guruku, kau adalah pahlawanku.

Karya : Satria Airlangga (7A)
Kutanya ayah, ia berkata
“terus belajar agar kelak tak menyesal”

Kupeluk ibu, ia setuju
aku harus bersyukur selalu

Kutanya kakek, ia menasehati
“anak soleh harus baik,
sehat jasmani dan rohani”

Kutanya, kutahu harus apa
kusayang adik, bintang berkelip cantik
kujaga sahabat, alam

Karya: Satria Airlangga 7A

Hati yang bersih, suci
Membuat hati tenang, bahagia
Untuk diri sendiri juga orang lain

Kebohongan membuat celaka
Juga ketidakkepercayaan
Dosa dan tanggung jawab kelak
Kita pertanggungjawabkan

Wahai umat manusia di dunia
Tanamkan kejujuran, kesucian,
Kebersihan hati pada diri kita
Agar kelak menjadi orang yang beruntung
Karena kejujuran sebagian dari iman

Cipt. Agustina Eka K.W

Do = C

4/4

Moderato

Indonesia negri tercinta

Aku berjanji ka setia

Menjagamu dan Trus membelamu

Hingga akhir masa hidupku

Biar penjajah datang lagi

Aku kan tetap melindungi

Berjuang walau ku tak mampu lagi

Demi sang Ibu Pertiwi

Hiduplah negriku

Kobarkan semangatmu

Mari kita bersatu

Tuk Indonesia maju

Satukanlah hati

Mari kita mengabdi

Demi sang Ibu Pertiwi

by Ainisa R VIID

Perulu berhasil masuk ke 7 keluargaku
Darah itu sangat banyak
Kupikir aku harus menangis, tertawa dan cemberut juga percuma
Mereka masih berkeliaran mencariku
Aku harus apa dengan ini ?
Berlari, menyerahkan diri, atau mati?
Tubuhku selalu bergetar
Dimanapun tujuanku, mereka ada
Aku harus putus asa, iyakan?
Mimpiku selalu membuat bangun
Aku harus balas dendam
Namun, apa aku mampu?
Gertakan agar aku mati datang
Mereka menemukanku di tong
Hal itu, perasaan itu, semakin berkecamuk
Oh Tuhan aku harus apa sekarang?
Menulis, bergerak, melalukan apapun itu mimpi
Sangat!

Kalender
November 2011
M T W T F S S
« May   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
Categories
Archives