Informasi Layanan Publik

Selamat Datang!

Website resmi kami menyediakan panduan alur Standar Pelayanan Publik untuk mempermudah masyarakat, siswa, orang tua, mahasiswa, maupun instansi terkait dalam mengakses berbagai layanan pendidikan. Adapun layanan kami antara lain: 

Layanan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB

Standar Pelayanan Studi Tiru

Standar Pelayanan Izin Mahasiswa Praktik Kependidikan

Standar Pelayanan Izan Penelitian tentang Pendidikan

Standar Pelayanan Mutasi Murid Masuk

Standar Pelayanan Mutasi Murid Keluar

Standar Pelayanan Legalisasi Ijazah

Standar Pelayanan Pengaduan

Standar Pelayanan Informasi

Standar Penerimaan Murid Baru

 

Monitoring dan Evaluasi Zoonosis di SMPN 1 Wonosari

Wonosari, 30 Oktober 2024 – Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) On the Job Learning (OJL) Zoonosis dilaksanakan di SMP Negeri 1 Wonosari pada Rabu, 30 Oktober 2024. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tim Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), Dinas Pendidikan, serta Puskeswan Wonosari, Gunungkidul.

Program Monev ini bertujuan meninjau implementasi pembelajaran bertema zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Program ini digagas sebagai bagian dari upaya edukasi dan peningkatan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan, terutama terkait risiko penularan penyakit dari hewan.

Selama kegiatan Monev, tim evaluasi memeriksa berbagai aspek pelaksanaan program, termasuk pengajaran teori dan praktik yang melibatkan siswa. Observasi serta wawancara dengan guru dan siswa dilakukan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai efektivitas program ini.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi program di SMP Negeri 1 Wonosari berjalan dengan sangat baik. Tim penilai dari Kesmavet, BBGP, Dinas Pendidikan, dan Puskeswan Wonosari mengapresiasi dedikasi guru serta antusiasme siswa dalam mengikuti rangkaian pembelajaran tentang zoonosis. Hasil evaluasi dinyatakan memuaskan.

Kepala SMP Negeri 1 Wonosari mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung program ini dan . “Alhamdulillah kegiatan monev berjalan lancar, kami menyajikan data kegiatan yang sudah kami lakukan. Selanjutnya akan ada pertemuan lagi untuk menyampaikan laporan secara lengkap. Terimakasih” ujarnya.

Dengan hasil yang memuaskan ini, diharapkan SMP Negeri 1 Wonosari terus mengembangkan program-program inovatif yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa serta masyarakat di sekitarnya.

Puzzle dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila

Pada tanggal 3 Oktober 2024, SMPN 1 Wonosari menggelar acara Sharing Session dalam Komunitas Belajar sekolah tersebut. Acara ini diikuti oleh seluruh guru SMPN 1 Wonosari dengan tema yang sangat menarik, yaitu “Puzzle dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila”.

Acara ini dipandu oleh B. Pramudyastuti, S.Pd., M.Pd., seorang pendidik berpengalaman yang telah mengembangkan berbagai inovasi media pembelajaran kreatif. Pada kesempatan ini, beliau berbagi tentang media pembelajaran berbasis puzzle yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran Pendidikan Pancasila.

Dalam sesi ini, Pramudyastuti menjelaskan bahwa penggunaan media puzzle tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga membantu siswa memahami nilai-nilai Pancasila secara lebih mendalam melalui aktivitas yang menyenangkan dan interaktif. Puzzle dapat diintegrasikan dengan berbagai konsep yang ada di dalam Pendidikan Pancasila, seperti pemahaman tentang sila-sila, nilai moral, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, beliau juga memberikan contoh-contoh konkrit penerapan media puzzle di kelas, di mana guru-guru dapat merancang puzzle sesuai dengan topik pembelajaran. Hal ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan lebih aktif dan kreatif, serta mempermudah guru dalam mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan.

Respon para guru yang hadir sangat positif. Mereka mengungkapkan bahwa metode ini bisa menjadi solusi dalam mengatasi kejenuhan siswa saat belajar materi yang cenderung teoritis. Diskusi berlangsung aktif, dengan banyak guru yang tertarik untuk mencoba menerapkan metode ini di kelas mereka.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru SMPN 1 Wonosari dapat lebih inovatif dalam mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan menarik, sehingga siswa dapat belajar dengan lebih antusias dan terlibat secara mendalam dalam materi yang dipelajari.

https://youtu.be/cXWkL18m7rQ?si=2m_b3QKqZBx4hD0u

Belajar AI Sebagai Hiburan dalam Komunitas Belajar SMPN 1 Wonosari

Pada hari Kamis, 19 September 2024, Komunitas Belajar SMPN 1 Wonosari mengadakan sesi bertema “AI sebagai Hiburan” yang dibawakan oleh Bapak Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh para guru SMPN 1 Wonosari dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMPN 1 Wonosari, Bapak Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya agar seluruh Bapak/Ibu guru dapat mengikuti sesi ini dengan serius dan penuh semangat. Beliau menekankan bahwa perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI), semakin pesat dan memiliki potensi besar untuk membantu mempermudah pembelajaran serta meningkatkan efektivitas proses mengajar di kelas. Oleh karena itu, beliau mendorong seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi dan belajar sebanyak mungkin agar bisa memanfaatkan AI dalam pengajaran sehari-hari.

Dalam sesi yang dipimpin oleh Bapak Sigit Suryono, para guru diperkenalkan dengan berbagai aplikasi AI, seperti Microsoft Bing AI dan Viggle AI, yang dapat digunakan untuk hiburan dan juga dalam pembelajaran. Melalui Microsoft Bing AI, guru-guru diajarkan bagaimana menggunakan AI untuk melakukan pencarian informasi yang lebih cepat dan relevan, serta memanfaatkannya untuk menyusun materi pembelajaran yang lebih interaktif.

Selain itu, Viggle AI juga diperkenalkan sebagai platform hiburan berbasis AI yang bisa disesuaikan dengan preferensi pengguna. Platform ini tak hanya dapat digunakan untuk hiburan, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif bagi siswa.

Acara ini berlangsung dengan sukses, dengan para guru terlibat dalam sesi tanya jawab dan simulasi penggunaan teknologi AI. Antusiasme mereka menunjukkan ketertarikan besar terhadap potensi AI dalam dunia pendidikan. Harapan besar Kepala Sekolah Bapak Agus Maryanto agar para guru dapat menguasai teknologi ini demi mendukung pembelajaran, semakin membakar semangat para peserta untuk terus belajar dan berinovasi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru SMPN 1 Wonosari akan semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, terutama dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik dengan bantuan teknologi AI.

Briefing Pagi tentang Kebersihan Sekolah

Wonosari, 18 September 2024 — SMPN 1 Wonosari mengadakan briefing kebersihan yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi ini dihadiri oleh seluruh guru, staf, dan tenaga administrasi sekolah (TU). Briefing ini bertujuan untuk menekankan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekolah demi menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat.

Dalam arahannya, Agus Maryanto menekankan beberapa poin penting terkait kebersihan, di antaranya adalah pentingnya memantau kondisi toilet dan memastikan area tersebut selalu bersih dan higienis. Selain itu, beliau juga memberikan arahan mengenai pemilahan sampah yang harus diterapkan secara disiplin oleh seluruh warga sekolah. Sampah organik dan anorganik harus dipisahkan dengan baik agar proses pengelolaannya lebih mudah dan ramah lingkungan. Agus Maryanto juga menegaskan agar penggunaan plastik di sekolah diminimalkan. Sekolah diimbau untuk mencari alternatif pengganti plastik, seperti menggunakan botol minum dan wadah makan yang dapat dipakai ulang.

Kepala sekolah berharap bahwa dengan adanya briefing ini, seluruh elemen sekolah dapat lebih proaktif dalam menjaga kebersihan dan mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan di SMPN 1 Wonosari. Keterlibatan semua pihak, baik guru, staf, maupun siswa, diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.Di akhir briefing, Agus Maryanto meminta agar kebersihan kelas juga menjadi prioritas. Setiap kelas diimbau untuk selalu menjaga kebersihan kelasnya terutama meningkatkan kesadaran diri dalam pemilahan sampah.

Dengan briefing ini, SMPN 1 Wonosari berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang optimal dan mendukung kesehatan semua warganya.

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31