Pada hari selasa tanggal 10 Juli 2018 SMP Negeri I Wonosari mewakili lomba PKS mewakili kabupaten Gunungkidul di tingkat DIY. Dalam lomba PKS kali ini dewan Juri dari POLDA DIY. Dewan juri datang di SMP Negeri I Wonosari pada pukul 09:00 WIB, dengan disambut oleh perwakilan satlantas kabupaten Gunungkidul, guru karyawan SMP N I Wonosari dan anggota PKS SMP Negeri I Wonosari.
Setelah acara penyambutan dewan juri memasuki ruangan PKS,disitu dewan juri bertanya tentang susunan organisasi, tugas PKS, perlengkapan PKS, penunjukan buku denda bagi anggota PKS SMP Negeri I Wonosari yang menyalahi aturan, terus pembinaan satu kali seminggu dari satlantas kabupaten Gunungkidul. Semua pertanyaan itu dapat diterangkan dengan lugas dan benar oleh siska selaku anggota PKS.
Setelah itu Dewan juri dari POLDA DIY yang berjumlah 5 orang menempati tempat duduk masing-masing, setelah itu penghormatan yang dipimpin oleh komandan PKS, kemudian setelah selesai penghormatan anggota PKS maju menuju tengah lapangan, untuk selanjutnya meluruskan barisan, periksa kerapian, berhitung, buka barisan, dua belas gerakan dasar pengaturan lalu lintas, drill dua belas gerakan, dan yang terakhir yel-yel PKS SMP Negeri I Wonosari yang dipimpin oleh komandan PKS SMP Negeri I Wonosari. Setelah yel-yel selesai komandan PKS melapor kepeda dewan juri bahwa lomba sudah selesai. Kemudia dewan Juri menyuruh komandan PKS untuk membawa anggotanya ketempat yang teduh, seakan belum puas dengan gerakan anggota PKS SMP Negeri I Wonosari, maka dewan juri masih memanggil tiga anggita PKS untuk diberi pertanyan, pertanyaan yang pertama satria tentang rambu-rambu lalu lintas yang dapat dijawab dengan benar yaitu dilarang parker, belum puas dengan jawaban Satria dewan juri masih mengajukan pertanyaan lagi seandainya Bupati Gunungkidul, apakah boleh parker jika ada rambu-rambu dilarang parker? Satria menjawab “tidak boleh..” Selanjutnya dewan juri memberi pertanyaan pada siska rambu-rambu belok kanan, belum puas lagi juri member pertanyaan lagi yaitu warna kuning dengan garis berkelok-kelok yang dijawab dengan benar oleh Siska, masih belum puas Iksan di beri pertanyaan bagaimana jika pak guru tidak pakai helm, maka Iksan menjawab ditegur dengan sopan, selamat pagi pak maaf lain kali jika mengendarai sepeda motor mohon helmnya dipakai, sebab itu demi keamanan bapak. Setelah itu anggota PKS SMP Negeri I Wonosari dibubarkan oleh komndan PKS dengan memberi penghormatan kepada dewan juri.(NUG)