Keluarga Besar SMP Negeri 1 Wonosari mengucapkan selamat dan sukses kepada Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. atas pelantikan sebagai Kepala SMP Negeri 3 Wonosari.

Selamat dan Sukses

Keluarga Besar SMP Negeri 1 Wonosari mengucapkan selamat dan sukses kepada Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. atas pelantikan sebagai Kepala SMP Negeri 3 Wonosari.

Semoga amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam memimpin dan memajukan SMP Negeri 3 Wonosari. Semoga dedikasi dan pengabdian yang diberikan menjadi ladang kebaikan serta membawa keberkahan bagi dunia pendidikan.

Selamat bertugas dan terus menginspirasi untuk kemajuan pendidikan.

Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. Resmi Dilantik sebagai Kepala SMP Negeri 3 Wonosari

Gunungkidul, 18 Juni 2026 – Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Kepala SMP Negeri 3 Wonosari dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepala sekolah yang diselenggarakan di Bangsal Sewokoprojo, Kamis (18/6/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Endah Subekti Kuntariningsih selaku Bupati Gunungkidul. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, para kepala sekolah yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh Nunuk Setyowati, S.Pd., M.Pd. beserta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul yang memberikan dukungan dan apresiasi kepada para kepala sekolah yang mendapatkan amanah baru.

Sebanyak 49 kepala sekolah baru dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti pelantikan tersebut. Para kepala sekolah yang dilantik diharapkan mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang inovatif, berintegritas, serta mampu menggerakkan seluruh warga sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Bagi SMP Negeri 3 Wonosari, pelantikan Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. sebagai kepala sekolah menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, penguatan karakter peserta didik, serta pengembangan berbagai program inovatif yang selaras dengan kebutuhan zaman dan perkembangan teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul menyampaikan harapannya agar para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan tanggung jawab. Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi teladan, membangun budaya kerja yang positif, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berpihak pada peserta didik.

Workshop Review Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMP Negeri 1 Wonosari Tahun Ajaran 2026/2027

Wonosari, 11 Juni 2026 – SMP Negeri 1 Wonosari melaksanakan kegiatan Workshop Review Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium IPA SMP Negeri 1 Wonosari ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik serta perkembangan pendidikan saat ini.

Workshop diawali dengan sambutan dan pengantar dari Kepala SMP Negeri 1 Wonosari, Agus Maryanto, yang menekankan pentingnya proses review kurikulum sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh warga sekolah dan pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif memberikan masukan demi terwujudnya kurikulum yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan pendidikan, antara lain pengawas sekolah Bapak Suyanto, S.Pd., M.Pd., komite sekolah Bapak Jamil, S.Pd., M.Pd, perwakilan orang tua peserta didik bapak Purwanto, pengurus OSIS, serta seluruh bapak dan ibu guru SMP Negeri 1 Wonosari. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi wujud kolaborasi dan sinergi dalam pengembangan kurikulum yang berkualitas dan sesuai dengan karakteristik sekolah.

Dalam sesi workshop, peserta melakukan kajian dan evaluasi terhadap dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan yang telah digunakan pada tahun sebelumnya. Berbagai aspek menjadi fokus pembahasan, mulai dari visi, misi, dan tujuan sekolah, struktur kurikulum, program intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, hingga penguatan karakter peserta didik melalui berbagai program sekolah.

Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif. Para peserta memberikan berbagai masukan terkait pengembangan program pembelajaran, penguatan literasi dan numerasi, integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta strategi untuk meningkatkan kompetensi peserta didik sesuai dengan tantangan abad ke-21.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 1 Wonosari berharap dapat menghasilkan dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027 yang lebih komprehensif, kontekstual, dan mampu mendukung terwujudnya peserta didik yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi perkembangan zaman.

Kegiatan workshop ditutup dengan penyusunan tindak lanjut hasil review kurikulum yang akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen KSP sebelum diterapkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Penegasan Kelulusan Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Wonosari Tahun 2026

Wonosari — SMP Negeri 1 Wonosari secara resmi melaksanakan kegiatan penegasan kelulusan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 pada hari ini di Laboratorium IPA sekolah. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd., dan diikuti oleh seluruh guru serta karyawan sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses pembelajaran dan pelaksanaan asesmen peserta didik selama tahun pelajaran berlangsung. Beliau juga mengapresiasi kerja keras para guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh siswa yang telah menunjukkan semangat belajar serta dedikasi yang tinggi.

Berdasarkan hasil rapat dewan guru dan seluruh rangkaian evaluasi akademik maupun nonakademik, seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Wonosari Tahun Pelajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen.

Keputusan kelulusan tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penilaian, meliputi capaian pembelajaran, sikap, kedisiplinan, serta keaktifan siswa selama mengikuti proses pendidikan di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Agus Maryanto juga berpesan kepada seluruh siswa untuk terus menjaga nama baik almamater dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

“Kelulusan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk meraih cita-cita yang lebih besar. Teruslah belajar, berkarakter baik, dan menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, serta bangsa,” ujar beliau.

Kegiatan penegasan kelulusan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur. Seluruh guru dan karyawan berharap para lulusan SMP Negeri 1 Wonosari dapat meraih kesuksesan di masa depan dan menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Galuh Ray Ranaa, Siswa SMP Negeri 1 Wonosari, Lolos Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Wonosari – Kabar membanggakan datang dari SMP Negeri 1 Wonosari. Salah satu siswinya, Galuh Ray Ranaa, berhasil lolos seleksi dan diterima sebagai calon peserta didik di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian luar biasa mengingat proses seleksi di SMA Kemala Taruna Bhayangkara dikenal sangat ketat dan kompetitif, dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Galuh Ray Ranaa mampu menunjukkan kemampuan akademik, karakter, serta potensi diri yang unggul sehingga berhasil melewati setiap tahapan seleksi.

Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat nasional.

Selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Wonosari, Galuh dikenal sebagai siswa yang tekun, disiplin, dan aktif dalam berbagai kegiatan akademik. Dukungan dari guru, keluarga, serta lingkungan sekolah turut menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasinya.

Dengan diterimanya Galuh Ray Ranaa di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, diharapkan ia dapat terus mengembangkan potensi diri dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.

Syawalan Insan Pendidikan Wonosari Pererat Silaturahmi dan Semangat Pengabdian

Wonosari – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Syawalan Guru dan Karyawan PAUD/RA, SD/MI, serta SMP/MTs se-Kapanewon Wonosari yang diselenggarakan pada Selasa (31/3/2026) di Balai Sewokoprojo. Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan setelah Hari Raya Idulfitri ini dihadiri sekitar 1.600 pegawai pendidikan, baik ASN maupun non-ASN, dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kapanewon Wonosari. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat kebersamaan di antara insan pendidikan.

Ketua panitia kegiatan, Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur pendidikan mulai dari PAUD/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs. Mereka terdiri dari PNS, PPPK, PPPK paruh waktu, serta tenaga non-ASN. Menurutnya, kegiatan Syawalan tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, tetapi juga sebagai sarana membangun sinergi dan kebersamaan antarpegawai pendidikan agar dapat menjalankan tugas sesuai kewenangan dan proporsi masing-masing dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kapanewon Wonosari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul Endang Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul Nunuk Setyowati, S.Pd., M.M. beserta jajaran, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I beserta jajaran, Panewu Wonosari Dwi Windarsih, S.E., M.Acc., serta unsur Forkompinkap Wonosari. Hadir pula para pengawas dan penilik pendidikan yang selama ini berperan dalam pembinaan dan pengembangan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh guru serta tenaga kependidikan yang terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam memajukan dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas, berkarakter, serta memiliki daya saing. Oleh karena itu, momentum Syawalan ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, serta mempererat kerja sama antara pemerintah daerah dan seluruh insan pendidikan.

Selain sambutan dari para pejabat yang hadir, kegiatan Syawalan juga diisi dengan tausiyah oleh Prof. Dr. drh. Agung Budianto, M.P., Ph.D. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam bekerja, memperkuat ukhuwah, serta menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia juga mengingatkan bahwa profesi guru merupakan amanah besar yang tidak hanya berkaitan dengan transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

Kegiatan Syawalan ini diakhiri dengan saling bersalaman dan ramah tamah antar peserta sebagai wujud nyata dari semangat kebersamaan dan saling memaafkan. Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antar guru dan tenaga kependidikan di Kapanewon Wonosari semakin erat, sehingga mampu bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing bagi generasi masa depan Kabupaten Gunungkidul.

SMP Negeri 1 Wonosari Selenggarakan Try Out TKA untuk Siswa SD, Ajang Tahunan yang Digagas OSIS

GUNUNGKIDUL – SMP Negeri 1 Wonosari kembali menyelenggarakan kegiatan try out Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa sekolah dasar melalui program Try Out Pendekar Cilik (TOPC) ke-12, yang dilaksanakan pada Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu program unggulan OSIS SMP Negeri 1 Wonosari untuk membantu siswa kelas VI SD mempersiapkan diri menghadapi TKA.

Kepala SMP Negeri 1 Wonosari, Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pada tahun ini kegiatan TOPC mengangkat tema yang terinspirasi dari tokoh fiksi Harry Potter dengan tagline “Siapkan Tongkatmu, Mantrai Soalmu, Raih Keajaibanmu.” Sebanyak 345 siswa SD dari berbagai wilayah di Kabupaten Gunungkidul mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Seluruh rangkaian acara dirancang dan dilaksanakan oleh pengurus OSIS dan MPK, sehingga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pengelolaan keuangan.

Selain pelaksanaan try out, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan market day yang bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas siswa. Dalam kegiatan tersebut, setiap kelas membuka stan yang menjual berbagai produk hasil karya siswa, mulai dari makanan, minuman hingga berbagai barang kreatif. Sambil menunggu pengumuman hasil try out, para peserta dari SD dapat menikmati suasana acara dengan berbelanja di stan market day. Kegiatan juga semakin semarak dengan penampilan band, pentas seni siswa, serta pembagian doorprize dengan hadiah utama berupa sepeda.

Ketua OSIS SMP Negeri 1 Wonosari periode 2025/2026, Haura Azka Hafidzah, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan sejak Januari 2026. Persiapan meliputi penyusunan konsep acara, pengurusan perizinan, pembuatan proposal, hingga promosi ke berbagai SD di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa SD dapat lebih siap secara akademik dan mental dalam menghadapi TKA yang sebenarnya, sekaligus menjadi ajang bagi SMP Negeri 1 Wonosari untuk memperkenalkan berbagai potensi dan kegiatan sekolah kepada masyarakat.

Pembahasan RKAS SMP Negeri 1 Wonosari Tahun Pelajaran 2025/2026

  

Wonosari — SMP Negeri 1 Wonosari menggelar kegiatan Pembahasan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada hari ini bertempat di Ruang Laboratorium IPA SMP Negeri 1 Wonosari. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kasi Kurikulum (Kasikur) Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Ibu Endang Pujiastuti, S.Pd., AUD., M.Pd.

Dalam sambutannya, Ibu Endang menyampaikan pentingnya penyusunan RKAS yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan riil satuan pendidikan. Ia juga menekankan bahwa RKAS harus menjadi pedoman dalam melaksanakan program sekolah agar setiap kegiatan memiliki arah dan tujuan yang jelas.

Selama pembahasan, Komite Sekolah yang diwakili oleh Bapak Achmad Jamil, M.Pd. dan Bapak Purwanto memberikan beberapa masukan konstruktif terkait prioritas program penguatan karakter siswa, peningkatan sarana pembelajaran berbasis digital, serta optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler untuk menunjang bakat dan minat peserta didik.

Masukan-masukan tersebut ditanggapi langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wonosari, Bapak Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan sinergi dari komite sekolah. Beliau menegaskan bahwa setiap saran akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan final RKAS agar sesuai dengan visi sekolah, yakni “Terwujudnya Insan Berkarakter, Berilmu, Cakap, dan Berperadaban.”

Kegiatan pembahasan RKAS ini berlangsung dengan suasana dialogis dan partisipatif. Melalui kegiatan ini diharapkan SMP Negeri 1 Wonosari dapat melaksanakan program kerja yang efektif, efisien, serta berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan di tahun pelajaran 2025/2026.

Rapat Pleno Kenaikan Kelas SMP Negeri 1 Wonosari Tahun Pelajaran 2024/2025: Evaluasi dan Keputusan Bersama

Wonosari, 25 Juni 2025 — SMP Negeri 1 Wonosari menyelenggarakan kegiatan rapat pleno kenaikan kelas untuk peserta didik kelas VII dan VIII tahun pelajaran 2024/2025 pada hari Rabu, 25 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer dan dimulai pukul 12.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd.

Rapat pleno ini merupakan forum penting dalam proses evaluasi akhir tahun untuk menentukan kelulusan peserta didik ke jenjang kelas berikutnya berdasarkan hasil belajar, kepribadian, serta kehadiran selama satu tahun pelajaran. Kegiatan diikuti oleh seluruh guru, wali kelas, dan tim manajemen sekolah.

Dalam arahannya, Bapak Agus Maryanto menekankan pentingnya objektivitas dan integritas dalam menentukan keputusan kenaikan kelas. “Keputusan ini harus menjadi cerminan dari proses pendidikan yang telah berjalan. Jangan hanya berorientasi pada angka, tetapi juga pada perkembangan karakter dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Setelah pembukaan dan pengarahan, masing-masing wali kelas VII dan VIII menyampaikan laporan secara bergiliran. Laporan tersebut meliputi rekap hasil akademik, data kehadiran, catatan sikap, serta kendala-kendala yang dihadapi peserta didik selama satu tahun ajaran. Forum kemudian melakukan diskusi dan validasi atas siswa-siswa yang perlu menjadi perhatian khusus, terutama yang berada pada pertimbangan naik atau tidak naik kelas.

Secara umum, rapat berjalan dengan lancar dan penuh pertimbangan profesional. Keputusan akhir ditetapkan secara kolektif berdasarkan musyawarah dan prinsip keadilan bagi peserta didik.

Rapat pleno ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam menjaga kualitas pendidikan serta memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan evaluasi yang menyeluruh dan adil. Diharapkan hasil keputusan ini dapat menjadi dasar yang kuat untuk langkah pembelajaran berikutnya di tahun ajaran baru.

PELAKSANAAN FLSSSN TINGKAT KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2025 BERLANGSUNG MERIAH

Gunungkidul – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSSN) tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025 sukses digelar pada Selasa, 24 Juni 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi melalui upacara pembukaan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, S.Pd., M.Pd., selaku pembina upacara.

Upacara pembukaan dilaksanakan dengan khidmat dan semangat diikuti oleh para peserta didik jenjang SMP se-Kabupaten Gunungkidul yang menjadi perwakilan sekolah masing-masing dalam berbagai cabang seni yang dilombakan. FLSSSN tahun ini mempertandingkan sejumlah bidang lomba seperti seni tari, vokal solo, desain poster, pantomim, cipta dan baca puisi, serta gitar solo.

Dalam amanatnya, Nunuk Setyowati menyampaikan bahwa kegiatan FLSSSN merupakan wadah strategis untuk menumbuhkan kreativitas, meningkatkan ekspresi seni, serta membangun karakter siswa melalui budaya dan karya. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga, serta terus mengembangkan potensi diri di bidang seni.

“Kita patut bangga karena melalui FLSSSN ini, anak-anak kita diberi ruang untuk mengekspresikan bakat dan minatnya di bidang seni. Mari jadikan momentum ini untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai budaya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya.

Pelaksanaan lomba berlangsung di berbagai lokasi yang telah ditentukan panitia sesuai dengan jenis lomba. Para juri berasal dari kalangan profesional dan akademisi seni yang berkompeten di bidangnya. Hasil dari lomba ini akan menentukan wakil Kabupaten Gunungkidul untuk berlaga di tingkat provinsi dalam ajang yang sama.

Antusiasme para peserta dan pendamping sangat terlihat selama berlangsungnya kegiatan. Selain menjadi ajang kompetisi, FLSSSN juga menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi antar pelajar serta sekolah di wilayah Gunungkidul.

Kegiatan FLSSSN Kabupaten Gunungkidul tahun 2025 ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, namun juga memiliki kecintaan dan kepedulian terhadap seni dan budaya Indonesia.

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31