Jum’at, 21 September 2022. SMP Negeri 1 Wonosari menjadi utusan GSMS (Gerakan Seniman Masuk Sekolah) di Kabupaten Gunungkidul yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi DIY. GSMS Merupakan salah satu program dari
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan.  Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) merupakan program fasilitasi sekolah dalam menghadirkan seniman sebagai guru seni budaya melalui kegiatan ekstrakurikuler di satuan pendidikan, yaitu di jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK .
Proses belajar mengajar kegiatan GSMS akan berlangsung secara daring ataupun luring oleh seniman kepada siswa dari sekolah yang ditunjuk oleh dinas pendidikan di daerah, dengan memperhatikan kondisi pandemi di masing-masing daerah. Setiap seniman akan memberikan pembelajaran dalam kurun waktu paling lama empat bulan, dengan jumlah 19 kali pertemuan. Ke-19 pertemuan tersebut sudah termasuk persiapan, pembelajaran, dan pelaksanaan pementasan serta pameran presentasi hasil pembelajaran.
 
Materi GSMS meliputi lima hal, yaitu Seni Pertunjukan (Seni Musik/Seni Suara, Seni Tari, dan Seni Teater); Seni Rupa; Seni Media; Seni Sastra; dan/atau Nilai Budaya dan Objek Pemajuan Kebudayaan lainnya. Hasil kegiatan ekstrakurikuler dari GSMS dipresentasikan dalam bentuk pameran/pementasan untuk diapresiasi dengan melibatkan publik, yakni guru, tenaga pendidik, komite sekolah, dan masyarakat di sekitarnya.
 
Melalui program GSMS, diharapkan peserta didik dapat menyerap secara langsung ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dimiliki seniman. Program GSMS bertujuan menanamkan kecintaan dan wawasan yang lebih luas tentang karya seni budaya, menumbuhkan minat dan bakat peserta didik di bidang seni budaya, membentuk karakter, serta membangun sikap kreatif, apresiatif, dan inovatif peserta didik. Siswa juga diharapkan dapat ikut melestarikan, melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan nilai budaya dan objek pemajuan kebudayaan melalui seniman yang mengajar di sekolah.

SMPN 1 Wonosari menampilkan tari Jaranan yang di bimbing oleh Ibu Tira Susasa, S.Sn, M.S dengan siswa yang mengikuti ajang ini adalah siswa terpilih melalui seleksi dari kelas 7, 8 dan 9. Yang dilatih beberapa bulan untuk bisa menampilkan di ajang pentas tingkat Propinsi DIY.