GEMBALAKANLAH KAWANAN DOMBA ALLAH

Pada hari Jumat tanggal 28 Nonember 2025 pukul 07:00 WIB-08:20 WIB murid-murid SMP Negeri 1 Wonosari menjalankan ibadah Jumat takwa. Jumat takwa ini merupakan kegiatan rutin di Minggu ketiga dari kesiswaan untuk membentuk karakter murid-murid. Untuk hari Jumat 28 November 2025 pukul pukul 07:00 WIB-08:20 WIB dikhususkan doa bersama dalam rangka menghadapi ASAT. Bagi yang beragama Kristen di pimpin oleh Ibu Ari Purwaningsih, S,Th, yang diambilkan dari kitab 1 Petrus 5:1-11 yang dituliskan oleh Rasul Petrus yang memperkenalkan bahwa dirinya sebagai sesama penatua dan saksi penderitaan Kristus.

Dalam hal ini bu Ari Purwaningsih mengambil pada 1 Petrus 5:7-11 yang berbunyi Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya sebab ia yang memelihara kamu,5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si Iblis berjalan berkeliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu bahwa saudara-saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.5:10 Dan Allah sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal akan melengkapi, meneguhkan menguatkan, dan mengokohkan kamu sesudah kamu menderita sekitika lamanya.5;11 Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya. Amin. Dri ayat yang ketujuh murid-murid ditekankan untuk tidak kuatir dalam menghadapi ASAT, sebagai manusia wajar merasakan kuatir tapi fiman Tuhan sudah jelas bahwasannya murid-murid SMP Negeri 1Wonosari Kabupaten Gunungkidul untuk belajar, dan menyerahkan diri pada Tuhan, Setelah selesai membagikan firman Tuhan maka acara dilanjutkan dengan bermain games degan tujuan supaya murid-murid fikirannya fres untuk menghadapi ASAT, dalam bermain games ini siapa yang salah diberikan hukuman dengan menyanyikan lagu rohani. (nug)

TRY OUT/TKA PERTAMA TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Pada hari Selasa tanggal 11 November 2025 murid-murid SMP Negeri 1 Wonosari mengikuti try out pertama yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul. Sebanyak 210 murid SMP Negeri 1 Wonosari mengikuti tri out yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul. Didalam pelaksanaan try out hari pertama mapel matematika dan Bahasa Indonesia ini dimulai pukul 07:30 WIB -09:40 WIB untuk sesi pertama dibagi menjadi dua sesi dan dibagi menjadi 3 ruang. Ruang pertama berisikan 36 murid, ruang kedua berisikan 36 murid dan ruang 3, berisikan 33 murid. Disesi kedua murid mulai masuk pukul 10:10 WIB-12:10 WIB, dalam pelaksanaannya murid didalam mengerjakan soal-soal ujian dibagi menjadi dua sesi, dan menjadi tiga ruang, ruang pertama berisikan 36 murid, ruang dua berisikan 36 murid dan ruang tiga berisikan 33 murid.

Di hari kedua yaitu pada hari Rabu tanggal 12 November 2025 murid-murid SMP Negeri 1 Wonosari masih mengikuti try out yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupeten Gunungkidul. Di hari kedua ini murid – murid SMP Negeri 1 Wonosari mengerjakan mata pelajaran Bahasa Inggris dan mata pelajaran IPA, disesi pertama dimulai pukul 07:30 WIB – 09:40 WIB yang dibagi menjadi tiga ruang, ruang 1 berisikan 36 murid, ruang 2 berisikan 36 murid dan ruang 3 berisikan 33 murid dan disesi kedua dimulai pukul 10:10 WIB -12:10 WIB murid-murid SMP Negeri 1 Wonosari mengerjakan mata pelajaran Bahasa Inggris dan mata pelajaran IPA, yang dibagi menjadi tiga ruang, ruang 1 berisikan 36 murid, ruang 2 berisikan 36 murid dan ruang 3 berisikan 33 murid. (nug)

 

Pembahasan RKAS SMP Negeri 1 Wonosari Tahun Pelajaran 2025/2026

  

Wonosari — SMP Negeri 1 Wonosari menggelar kegiatan Pembahasan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada hari ini bertempat di Ruang Laboratorium IPA SMP Negeri 1 Wonosari. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kasi Kurikulum (Kasikur) Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Ibu Endang Pujiastuti, S.Pd., AUD., M.Pd.

Dalam sambutannya, Ibu Endang menyampaikan pentingnya penyusunan RKAS yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan riil satuan pendidikan. Ia juga menekankan bahwa RKAS harus menjadi pedoman dalam melaksanakan program sekolah agar setiap kegiatan memiliki arah dan tujuan yang jelas.

Selama pembahasan, Komite Sekolah yang diwakili oleh Bapak Achmad Jamil, M.Pd. dan Bapak Purwanto memberikan beberapa masukan konstruktif terkait prioritas program penguatan karakter siswa, peningkatan sarana pembelajaran berbasis digital, serta optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler untuk menunjang bakat dan minat peserta didik.

Masukan-masukan tersebut ditanggapi langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wonosari, Bapak Agus Maryanto, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan sinergi dari komite sekolah. Beliau menegaskan bahwa setiap saran akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan final RKAS agar sesuai dengan visi sekolah, yakni “Terwujudnya Insan Berkarakter, Berilmu, Cakap, dan Berperadaban.”

Kegiatan pembahasan RKAS ini berlangsung dengan suasana dialogis dan partisipatif. Melalui kegiatan ini diharapkan SMP Negeri 1 Wonosari dapat melaksanakan program kerja yang efektif, efisien, serta berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan di tahun pelajaran 2025/2026.

UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN

Pada hari Senin tanggal10 November 2025 murid-murid beserta Bapak, Ibu Guru dan tenaga kependidikan melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan di halaman lapangan basket SMP Negeri 1 Wonosari untuk murid kelas 7 A sampai Kelas 7 G, Kelas 8 A,B, C, D, Kelas IX A- Kelas IX G, sedangkan untuk kelas VIII E, F, dan G mengikuti upacara peringatan hari pahlawan di Stadion Jeruk Sari. Untuk upacara peringatan hari pahlawan sebagai petugas upacara OSIS SMP Negeri 1Wonosari dan selaku Pembina upacara yaitu Ibu Ida Susilawat,S.Pd. Dalam amanatnya Ibu Ida Susilawati, S.Pd membacaka amanat dari Menteri Sosial Repulik Indonesia dalam rangka peringatan hari pahlawan murid-murid SMP Negeri 1 Wonosari diajar mengenai rasa nasinalisme, yaitu rasa cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia tercinta. Dalam peringatan hari pahlawan ini, para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit.Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran,kebersamaan dan keikhlasan.

Karenanya ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa:

Pertama, Kesabaran Para Pahlawan

Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan.

Kedua, Semangat Untuk Mengutamakan Kepentingan Bangsa Di Atas Segalanya

Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan,tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke Rakyat, mengajar, membangun, menanam dan melanjutkan pengabdian. Disutulah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.

Ketiga, Pandangan Jauh Kedepan

Para Pahlawan berjuang untuk generasi yang akan dating, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah darah dan air mata mereka adalah doa yang tidak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusian,  Ini adalah modal generasi kita saat ini. Semangat perjuangan yang pantang menyerah, adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlwan yang selama ini ditunaikan.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air

Di masa kini perjuagan tidak lagi dengan bambu runcing melainkan dengan ilmu,empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama; membela yang lemah memperjuangkan keadilan dan memastikan tidak ada satupun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan. Inilah semangat yang terus dihidupukan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakan keadilan sosial, membangun manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya. Hari ini kita bersyukur dan berjanji: bahwa kwmerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerj, bergerak dan berdampak.

PAHLAWANKU TELADANKU

TERUS BERGERAK, MELANJUTKAN PERJUANGAN.

Jakarta, 10 November 2025

Menteri Sosial R.I

Saifullah Yusuf. (nug)

JUMAT TAKWA

 

Pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2025 SMP Negeri 1 Wonosari melaksanakan program OSIS yaitu Jumat takwa. Jumat takwa ini dimaksudkan untuk memperkuat iman masing masing pemeluk agama, serta membentuk budi pekerti yang luhur. Bagi yang beragama Kristen pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2025 dipimpin oleh  Bapak Sulis Diaken dari GKJ Wonosari, Dalam Kotbahnya Bapak Sulis mengambil dari Kitab 2 Timotus 2:16-23. Dari kutipan ayat yang ke 16 ini para murid diajar unuk menghindari perkataan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan. Jadi kitab Timotius ini di tulis oleh Rasul Paulus yang dititujukan kepada timotius supaya tidak terjadi perpecehahan.

Jadi penekanan pada 2 Timotius 2:16-23 yaitu menekankan pentingnya menjauhi perkataan kosong dan pertengkaran bodoh, serta pentingnya memiliki kerendahan hati dan sikap yang benar dalam pelayanan. Ayat-ayat ini juga menasihati untuk fokus pada ajaran yang sehat, bersabar, dan bersikap lembut terhadap orang yang menentang, agar tidak menimbulkan pertengkaran dan dapat membimbing mereka kepada kebenaran. Pada akhirnya murid-murid diajak untuk bisa merefleksikan diri untuk bisa menjaga perkataan, kaki, mata sesuai dengan kehendak Tuhan.(nug)

November 2025
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930