Pada hari Rabu tanggal 8 Januari 2020 MGMP agama Kristen mengdakan NATAL bersama siswa-siswi se- Kabupaten Gunungkidul yang bertempat di GKJ Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul  dengan tema hiduplah sebagai sahabat yang diambil dari Kitab Yohanes 15:14-15. Pada perayaan NATAL kali ini dimuli pada pukul 08:30 WIB dengan persembahan pujian dari SMP Negeri I Wonosari, kemudian dilanjutkan dengan persembahan pujian dari SMP N 2 Karangmojo dengan MC Ibu Dina. Setelah penampilan dari SMP Negeri 2 Karangmojo dibuka dengan doa oleh bapak Dwi, kemudian meyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu acara dilanjutkan dengan laporan ketua panitia NATAL yaitu bapak Yehuda, beliau mengucapkan terimakasih kepada semua siswa-siswi se- Kabupaten Gunungkidul yang telah hadir pada perayaan NATAL pada tahun 2019, sekaligus mengucapkan selamat NATAL tahun 2019 dan selamat tahun baru tahun 2020. Pada perayaan NATAL kali ini  dihadiri sebanyak 332 siswa-siswi dan kurang lebih 35 sekolah se-Gunungkidul. Setelah itu acara dilanjutkan sambutan dari ketua MGMP Agama Kristen ibu Yulina, beliau mengapresiasi kehadiran siswa-siswi meskipun hujan sehingga pelaksanaan perayaan NATAL ini.

            Setelah sambutan ketua MGMP selesai maka acara dilanjutkan dengan sambutan pengawas, yaitu bapak Sunarto SPAK. M.Th  dilanjutkan dengan pujian dari SMP N 1 Ngawen. Setelah itu dilanjutkan puisi NATAL dari SMP N 2 Wonosari yang diwakili oleh diva, Setelah itu dilanjutkan dengan firman Tuhan yang disampaikan oleh Dr. Eka Setyaadi M.Pd. A Rektor UKRIM.  yang diambilkan dari Yohanes 15:14-15” Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak lagi menyebut kamu hamba, sebab hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Dari kedua ayat ini kita dapat mengambil contoh dari kisah persahabatan Daud dan Jonatan, kisah mertua dan menantu yaitu Rut dan Naomi. Dari kedua kisah ini kita dapat kuncinya yaitu berbuat apa yang diperintahkan Yesus untuk mengasihi tanpa batas (ayat 14). Karakternya:tahu maksud sahabat dan tahu yang rahasia sekalipun (ayat 15). Jadi intinya untuk menjadi sahabat yang baik adalah cinta Tuhan, cinta kelurga, cinta pekerjaan dan mengasihi sesama. Dalam Amsal 17:17 berbunyi seorang sahabat menaruh kasih dalam setiap waktu dan menjadi teman dalam kesukaran. Setelah Firman Tuhan acara dilanjutkan dengan persembahan. Setelah itu ditutup dengan doa berkat. (Nug)