PELETON PUTRI KELAS 9 LOMBA PBB

Video dengan judul SMP Negeri 1 Wonosari Lomba PBB di unggah oleh Barnabas Andrianto Dipublikasikan tanggal 31 Okt 2016. Video ini menampilkan Peleton Putri kelas 9 pada lomba PPB tingkat Kabupaten Gunungkidul bertempat di Lapangan Pemda Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2016.

Workshop Pengembangan Kelas Virtual

SMP Negeri 1 Wonosari akan melaksanakan kegiatan Workshop pengembangan kelas virtual. Rencanan workshop adalah mengembangan e-learning mata pelajaran.

Kegiatan akan dilaksanakan pada : hari selasa dan rabu, 29-30 Agustus 2017 bertempat di Ruang Laboratorium Utara. Untuk peserta kegiatan adalah seluruh bapak ibu guru SMP Negeri 1 Wonosari. Adapun syarat yang dibawa materi pelajaran, gambar, kumpulan soal maupun tugas.

Pemberitahuan Pengumpulan Perangkat Pembelajaran

Kepada bapak/ Ibu Guru SMP Negeri 1 Wonosari, untuk kerperluan supervisi administrasi Kepala Sekolah, maka dimohon untuk mengumpulkan perangkat pembelajaran semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 yaitu:

A. Buku 1 (Perencanaan Pembelajaran

  1. Kalender Akademik
  2. Perthitungan MBE, HBE, dan JBE
  3. Prota
  4. Prosem
  5. Rancangan Penilaian
  6. Pemetaan KI KD
  7. Silabus
  8. RPP
  9. Penetapan KKM
  10. Program Perbaikan dan Pengayaan
  11. Dafar Buku pegangan Guru

B. Buku II (Pelaksanaan Pembelajaran)

  1. Jadwal mengajar
  2. Daftar hadir siswa
  3. Pelaksanaan pembelajaran/ buku agenda guru
  4. Catatan Pribadi siswa/ jurnal sikap siswa
  5. Kisi-kisi penilaian
  6. Instrumen/ soal penilaian
  7. Daftar nilai
  8. Pelaksanaan perbaikan dan pengayaan.

Pengumpulan paling lambat tanggal 30 September 2017 Kepada Ibu Yati Siti Alinah M.Pd.

 

Workshop PTK SMP Negeri 1 Wonosari

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak kepala sekolah dan juga seluruh guru di SMP Negeri 1 Wonosari. Pada hari pertama tanggal 22 Agustus 2017 ini nara sumber adalah Ibu Ponikem, S.Pd, M.Hum yang merupakan salah satu guru di SMP Negeri 1 Wonosari yang pada tahun 2017 ini berhasil menjadi The Best 10 Guru Berpretasi TIngkat Nasional tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Jakarta.

Pada kesempatan ini beliau memaparkan tentang pentingnya PTK dalam meningkatkan profesionalisme guru terutama untuk memperoleh angka kredit dari pengembangan karya inovatif dan karya ilmiah guru. PTK yang sudah didesiminasikan dan disimpan di perpustakaan akan memperoleh nilai 4, dan jika di buat jurnal tingkat kabupaten angka kredit yang didapat adalah 1, sedangkan jika di terbitkan dalam jurnal tingkat propinsi akan memperoleh angka kredit 2. Jika hasil dari PTK tersebut dibuat best practice maka laporan dari best practice akan dapat nilai 2.

Selanjutnya beliau memaparkan tentang PTK proses pembuatan, perencanaan, pelaksanaan, dan juga pembuatan laporan sehingga menjadi suatu karya ilmiah yang utuh yang dapat dipresentasikan dalam desiminasi hasil penelitian dan juga dapat dinilaikan sebagai angka kredit. semoga kegiatan yang dilakukan ini dapat meningkatkan profesionalisme guru-guru di SMP Negeri 1 Wonosari. (Rio)

Imunisasi Vaksin MR di SMP Negeri 1 Wonosari

Senin, 21 Agustus 2017, Dinas kesehatan Kabupaten Gunungkidul DIY dalam hal ini di lakasanakan oleh Puskesmas Wonosari 2, melaksanakan kegiatan imunisasi MR di SMP Negeri 1 Wonosari. Seluruh siswa sejumlah 578 di imunisari MR sebagai program pemerintah. Imunisasi ini berjalan dengan baik. Tujuan imuniasi ini adalah untuk pencegahan dan penanggunalangan penyakit campak dan Rubella, yang mana di Indonesia terjadi peningkatkan kejadian penyakit Campak dan Rubella dalam beberapa tahun terakhir ini ternyata dipengaruhi dengan menurunnya jumlah partisipasi para anak umur 9 bulan hingga 15 tahun yang akan diimunisasi Measles dan Rubella (MR). Dalam tren 4 tahun terakhir, tren menurun membuat angka penderita penyakit campak rubella ini bertambah.

Agar lebih mengenal apa itu vaksin MR dan sosialisasi dalam imunisasi MR ini berikut sumber rangkum beberapa pertanyaan dan jawaban mengenai hal tersebut dengan referensi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Kementerian Kesehatan.

 

Informasi IDAI

Infografis via IDAI.org.id

Apakah vaksin MR?
Vaksin MR adalah kombinasi vaksin Campak atau Measles (M) dan Rubella (R) untuk perlindungan terhadap penyakit Campak dan Rubella. 

Apakah Vaksin MR aman?
Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izi edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% persen efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella.Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

Siapa saja yang harus mendapatkan Imunisasi MR?
Imunisasi MR diberikan untuk semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR. Selanjutnya, imunisasi MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD/sederajat menggantikan imunisasi Campak.

Kalau anak sudah pernah dapat vaksin campak dan/atau MMR, apakah nanti ikut imunisasi MR lagi?

Ya. Dalam kampanye imunisasi MR ini semua anak dengan rentang usia sasaran dianjurkan untuk ikut tanpa mempedulikan status imunisasi sebelumnya karena ini kampanye.

Apakah imunisasi MR memiliki efek samping?
Tidak ada efek samping dalam imunisasi. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisasi yang serius sangat jarang terjadi.

Apabila anak telah diimunisasi Campak, apakah perlu mendapat imunisasi MR?
Ya, untuk mendapat kekebalan terhadap Rubella. Imunisasi MR aman bagi anak yang telah mendapat 2 dosis imunisasi Campak. 

Apakah perbedaan vaksin MR dan MMR?
Vaksin MR mencegah penyakit Campak dan Rubella. Vaksin MMR mencegah penyakit Campak, Rubella dan Gondongan.

Mengapa yang diberikan adalah vaksin MR bukan MMR?
Saat ini pemerintah memprioritaskan pengendalian Campak dan Rubella karena bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan.

Apabila anak telah mendapat imunisasi MMR, apakah masih perlu mendapat imunisasi MR?

Ya. Untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit Campak dan Rubella. Imunisasi MR aman diberikan kepada anak yang sudah mendapat vaksin MMR. 

Apakah benar vaksin MR dapat menyebabkan autisme?
Tidak benar. Sampai saat ini belum ada bukti yang mendukung bahwa imunisasi jenis apapun dapat menyebabkan autisme.

Apakah imunisasi ini wajib untuk dilaksanakan? 
Jika berkaitan tentang kesehatan anak dan ilmu kedokteran maka hukumnya wajib. Namun berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4 tahun 2016, Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya penyakit tertentu.

Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebakan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib ya Kawan Sumber. Segera berpartisipasi imunisasi MR di bulan Agustus-September 2017, gratis lho!

 

sumber : http://www.sumber.com/kesehatan/berita-terkini-kesehatan/sumber/vaksin-mr-dan-jawaban-dari-rasa-penasaran-terkait-imunisasi-campak-rubella.html

Mrs. Ponikem, S.Pd, M.Hum Guru Berprestasi Tingkat Nasional

Senin, 21 Agustus 2017. Mrs. Ponikem, S.Pd, M.Hum membawa nama harum SMP Negeri 1 Wonosari Gunungkidul setelah menjadi The Best 10 Guru Berprestasi Tingkat Nasional SMP Tahun 2017 yang diselenggarakan di Jakarta dari tanggal 14 – 20 Agustus 2017.

Dalam kesempatan setelah kembali ke SMP Negeri 1 Wonosari beliau menyampaikan bahwa ajang lomba selalu memberi pelajaran berharga. Lomba guru berprestasi tingkat nasional merupakan kesempatan tak terduga yang harus beliau jalani tahun ini. Bukan apa-apa bermodalkan laporan PTK yang baru saja selesai bulan April kemarin, Alhamdulilah berkat pertolongan dan karunia-Nya bisa lolos menjadi finalis di tingkat nasional setelah dalam ajang selesksi tingkat Kabupaten berhasil meraih juara 1, begitu pula saat seleksi tingkat propinsi DIY.

Pada ajang di tingkat Nasional setiap perserta lomba pasti mengharapkan jadi juara, setelah memahami medan dan sadar akan kurangnya amunisi, hanya tawakallah yang menjadi senjata pamungkas kata beliau dan masuk the best 10 sudah merupakan anugrah indah.

Pembelajaran yang luar biasa di luar sana banyak guru-guru yang semangat mengajar, menulis, dan meneliti bisa seiring dan sejalan. Beliau tersadar dan berusaha bangkit dari mati suri seperti selama ini.SMP Negeri 1 Wonosari telah menjadi perantara rezeki bagi beliau dan keluarga, menjadi pintu ibadah, dan sekaligus memberi kesempatan untuk mengaktualisasikan diri, Terima kasih keluarga besar SMP Negeri 1 Wonosari. (Rio)

LPJ OSIS SMP Negeri 1 Wonosari

Kegiatan LPJ OSIS merupakan salah satu kegiatan pertanggung jawaban atas amanah yang diberikan kepada pengurus OSIS untuk dapat mengembangkan bakat, minat, suritauladan dan juga kedewasaan dalam berpikir dan bertindak. Sehingga kelak bisa menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab. Kegiatan LPJ OSIS ini diikuti oleh 32 orang dari MPK, 48 dari pengurus OSIS, serta 11 orang guru pendamping.

Setiap sesi pertanggungjawaban berlangsung dengan meriah, dan dengan semangat yang tinggi antara OSIS dan MPK saling mendebatkan program kerja yang sudah terlaksana, maupun program kerja yang belum terlaksana dan kendala yang dihadapi.

Pengajian dan kegiatan Keagamaan SMP Negeri 1 Wonosari

Pada kesempatan ini bapak Muh. Nurhadi menyampaikan tentang setiap muslim wajib untuk mengupdate keimanan setiap saat. Beliau menyampaikan isi pengajian berkaitan dengan surat An-Anfal ayat 2-3. Dalam ayat tersebut dijelaskan 5 ciri orang yang beriman yang sesungguhnya yaitu : 1) Orang yang saat disebut asma Allah hatinya bergetar, 2) apabila dibacakan ayat-ayat Allah akan semakin bertambah keimanannya, 3) hanya kepada Allah mereka bertawakal, 4) senantiasa mendirikan dan menjaga sholat, 5) orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah baik zakat mal, zatkat fitrah, infak, shodaqoh dll.

Setelah pengajian dilanjutkan pengambilan doorprize dengan guru dan karyawan yang mendapat doorprize adalah bapak Suprapto, dan Bapak Rifai. Sementara guru yang beragama Kristen dan Katholik melakukan kajian agama di ruang laboratorium.

Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seluruh guru dan karyawan di SMP Negeri 1 Wonosari sehingga dapat mendidik, mendampingi, dan sebagai suri tauladan bagi siswa dan siswa SMP Negeri 1 Wonosari, bagi keluarga, nusa dan bangsa. Amien (rio).

Serah Terima Jabatan KS SMP Negeri 1 Wonosari

Selasa, 8 Agustus 2017. Dilaksanakan serah terima jabatan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wonosari dari Bapak Agus Suryono, S.Pd, M.Pd kepada bapak Muh. Nurhadi, S.Pd, M.Hum. Pelaksanaan serah terima dihadiri olej bapak kepala Dinas Pendidikan Kab Gunungkidul atau yang mewakili dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dikpora Kabupaten Gunungkidul Bapak Bahron Rosyid. Dalam acara serah terima ini selain dihadiri oleh Dikpora Kabupaten Gunungkidul juga ada eberapa tamu ndangan yang lain yaitu Bapak Edi Ketua Komite SMP 1 Wonosari, MKKS Kecamatan Wonosari,

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31