Penulis: Roro Martiningsih, DRB terbaik Nasional 2017.

Sigit Suryono, M.Pd. adalah Duta Rumah Belajar Teinovatif Nasional 2018 dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.  Nama Sigit telah dikenal luas oleh para guru di Yogyakarta sebagai trainer dan tim pengembang TIK di Kabupaten Gunungkidul maupun di Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 2009. Aktif mengajar di SMP Negeri 1 Wonosari Gunungkidul sejak tahun 2005. Keberhasilan Sigit meraih prestasi tak lepas dari dukungan  istri Dwi Riastuti, M.Pd, serta putra dan putri tercinta Muhammad Yunus Baskara, dan Galuh Ray Ranna.

Banyak prestasi yang telah diraihnya antara lain Semifinalis National Innovative Teacher Competition tahun 2008, Finalis Media Pembelajaran Tingkat Nasional tahun 2009, Finalis Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional 2012, Finalis Forum Ilmiah Guru Tingkat Nasional tahun 2013, Finalis Lomba Mobile Edukasi Tingkat Nasional tahun 2014 dan 2015 serta puncaknya sebagai Juara 1 Guru Berprestasi SMP Tingkat Nasional tahun 2015, mendapatkan penghargaan dari Menteri pendidikan dan kebudayaan Anies Baswedan.

Banyak karya inovasi yang telah diproduksi antara lain 20 Judul MPI, serta beberapa aplikasi android yang pernah menjadi finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat Nasional tahun 2014 dan 2015 di BPMPK Kemdikbud. Selain itu telah menerbitkan satu buku yang ditulis bersama dengan Dwi Riastuti selama 9 tahun dengan judul Aku Ingin Menghitung Rembulan yang merupakan kumpulan cerpen saat mendidik anak yang berhasil menjadi Desiminator Terbaik Literasi Tingkat Nasional Tahun 2017 yang di selenggarakan oleh Kesharlindung Kemdikbud.

Penghargaan yang telah diterima diantarnya Satya Lencana Dari Presiden Republik Indonesia yang atas prestasi sebagai guru berprestasi tingkat nasional tahun 2015 yang diterimakan pada saat Simposium Nasional tahun 2016.

Anugrah Gubernur DIY tahun 2015 dan tahun 2018 atas prestasi bidang pendidikan, Desiminator terbaik Literasi Tingkat Nasional tahun 2017, Satya Lencana X tahun dari Presiden RI atas Pengabdian sebagai guru yang diterima pada tahun 2017, Serta mendapat Award berupa Short Course di University of Melbourne Australia pada tahun 2016.

Pada tahun 2018 Sigit Suryono mengikuti Seleksi Duta Rumah Belajar yang diselenggarakan oleh Pustekkom Kemdikbud dan sukses terpilih menjadi Duta Rumah Belajar Terinovatif Nasional 2018. Berbagai rintangan dan hambatan di daerahnya tidak menyurutkan langkah Sigit mempersembahkan karya terbaik bagi bangsa. Cita-cita mulia, yaitu untuk terus belajar, berkolaborasi dan berbagi bersama guru-guru dalam mengembangkan pembelajaran inovatif bagi siswa di sekolahnya masing-masing.

Berbekal semangat, ketekunan, dan kepercayaan diri, Sigit kerap memberikan pelatihan dalam bidang ICT sejak tahun 2009 sejak bergabung sebagai trainer di BTKP DIY bagi guru di berbagai daerah khususnya di DIY dan sekitarnya, serta setelah bergabung dan menjadi Duta Rumah Belajar Tahun 2018 mendapat pengalaman menyampaikan sosialisasi dan berbagai pelatihan berkaitan dengan Rumah Belajar serta pengalaman yang sangat berharga yaitu menjadi bagian Tim Pustekkom Kemdikbud dalam pelatihan peningkatan kompetensi guru TIK di Waropen Papua.

Sigit adalah penggiat Literasi Digital kabupaten Gunungkidul dengan laman web http://gunungkidulcerdas.pendidikan.gunungkidulkab.go.id

Gunungkidul cerdas merupakan penerapan Rumah Belajar di Kabupaten Gunungkidul. Gunungkidul cerdas di gagas saat tahun 2018 ketika Kabupaten Gunungkidul berhasil menerima penghargaan untuk Kategori Madya pada tahun tersebut. Selanjutnya untuk perencaan awal Sigit Suryono selaku DRB 2018 diminta untuk memaparkan apa saja program yang bisa diterapkan oleh Kabupaten Gunungkidul berkaitan dengan Rumah Belajar. Pada saat itu program yang diajukan adalah berbagai pelatihan yang berkaitan dengan pemanfaatan Rumah belajar seperti Pelatihan Penggunaan Rumah Belajar, Pelatihan Kelas Maya, dan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis android. Pada tahun 2019 berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Gunungkidul berkaitan dengan ICT banyak yang menerapkan kegiatan Rumah Belajar dan kegiatan di Pustekkom lainnya antara lain: Kegiataan Seleksi Ki Hajar Award di mulai dari tingkat Kecamatan, kemudian Kabupaten, kemudian baru Propinsi baik untuk SD maupun  SMP yang bekerja sama dengan Pustekkom dan BTKP DIY. Kemudian pelatihan TOT untuk pemanfaatan Kelas Maya di Gunungkidul Cerdas yang diikuti oleh 252 orang guru untuk 4 mapel yang di training langsung dari tim Pustekkom. Yang kemudian dipilih 32 trainer yang akan langsung mendampingi dan membimbing workshop di 21 titik zona di Kabupaten Gunung Kidul. Dan juga pelaksanaan lomba mobile edukasi dan video pembelajaran tingkat kabupaten gunungkidul yang dilaksanakan dengan seleksi berjenjang dari tingkat sekolah, kemudian dilanjutkkan di tingkat kecamatan dan kemudian tingkat kabupaten yang digunakan untuk menyiapkan guru-guru yang akan mengisi konten sumber belajar di Gunungkidul cerdas.

Sigit selalu memotivasi siswa tentang pentingnya memiliki visi kedepan untuk menjadi orang yang sukses di kemudian hari perlu terus belajar mengasah ilmu dan ketrampilan agar kelak dapat menjadi salah satu pegangan dalam mengarungi kehidupan yang semakin keras. Serta bagi para guru pesan Sigit adalah teruslah belajar, berkolaborasi dan berbagi agar ilmu yang dimiliki bisa dimanfaatkan oleh orang lain. Bekalilah muridmu sesuai dunianya, karena mereka akan hidup di zaman mereka yang sangat berbeda dengan zamanmu.

Tulisan ini terlah terbit di : http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2019/12/sigit-suryono-duta-rumah-belajar-terinovatif-penggerak-literasi-digital/